•  
  •  
 

Keywords

multimedia pembelajaran, memperbarui halaman web

Document Type

Article

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk multimedia pembelajaran standar kompetensi Memperbarui Halaman Web yang layak dan sesuai kebutuhan siswa, (2) mengetahui efektivitas multimedia pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dengan tiga tahapan yaitu perencanaan, desain dan pengembangan. Setelah produk awal selesai, dilakukan evaluasi formatif (validasi kelayakan produk oleh ahli materi dan ahli media), Beta Test I dan Beta Test II. Pada tahap akhir dilakukan evaluasi sumatif. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kelayakan produk pada komponen lingkup pembelajaran diperoleh skor sebesar 4,51, pertimbangan afektif diperoleh skor sebesar 4,73, informasi pelengkap sebesar 4,66, antarmuka sebesar 4,46, navigasi sebesar 4.68, pedagogi sebesar 4.64, dan ketahanan produk sebesar 4.47. (2) hasil belajar siswa pada saat pretest diperoleh rerata sebesar 6,34 sedangkan hasil belajar siswa pada posttest diperoleh rerata sebesar 8,47. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh N-Gain sebesar 0,71 (tergolong klasifikasi tinggi). Berdasarkan N-Gain yang tinggi maka produk Multimedia Pembelajaran efektif untuk meningkatkan skor test hasil belajar.

DEVELOPING LEARNING MULTIMEDIA STANDAR COMPETENCY UPDATING WEB PAGE IN SMK

Abstract

This research aims to (1) obtain feasible learning materials which meet satisfy the learning need of the ten-year students majoring multimedia and (2) find out the effectiveness of their learning process in the standar competency Updating Web Pages as reflected by their achievement test score increase. Comprising three main stages: planning, designing, and developing, it includes formatif evaluation as the initial result emerges. Alpha Test is carried out to validate its media content feasibility, Beta Test I and Beta Test II. By the end of stages summative evaluation. Data are processed in descriptive analysis. Research results in (1) the very high level of feasibilty in content coverage component (scored 4,51), affective consideation (4,73), information Adequace (4,66), interface (4,46), navigation (4,68), pedagogical (4,64), and robustness (4,47); (2) the high level of students' achievements progress students average score is 6,34 in pretest as compared to 8,47 in posttest, which mean 0,71 N-Gain. The high level of N-Gain leads to a conclusion that the multimedia learning material for the standar competency Updating Web Pages is effective to increase achievement score.

Page Range

208-221

Issue

2

Volume

4

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/jpv.v4i2.2546

Source

https://journal.uny.ac.id/index.php/jpv/article/view/2546

References

Alessi, S.M., & Trollip, S.R. (2001). Multimedia for learning: methods and development (3rd Edition). Boston: Allyn and Bacon.

Arikunto, S. (2010). Manajemen penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Hake, R.R. (1998). Interactive engagement methods in introductory mechanics courses. Department of Physics, Indiana University, Bloomington. Retrieved May 2, 2013, from http://www.iub.edu/~iubphys/

Munir. (2012). Multimedia konsep & aplikasi dalam pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011a). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Sugiyono. (2012). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Sukardjo. (2005). Modul perkuliahan evaluasi pembelajaran. Yogyakarta: Program Pascasarjana Universitas Yogyakarta.

Sutopo, A.H. (2003). Multimedia interaktif dengan flash. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Share

COinS