•  
  •  
 

Document Type

Article

Abstract

Berdasarkan studi awal yang dilakukan oleh peneliti di kelas 1A SLTP Negeri 25 Surabaya, salah satu penyebab siswa kurang berminat belajar bahasa Indonesia karena guru kurang kreatif dan inovatif dalam menerapkan metode pembelajaran. Metode kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran. Dengan metode kontekstual ini, siswa dikondisikan untuk berpikir secara kritis, kreatif, logis, dan analitis.

Penelitian ini merupakan penelitian rindakan kelas, rancangan penelitian disusun secara kolaboratif dalam 3 siklus, yang masing-masing terdiri dari (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksL Data penelitian berupa data proses dan hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil wawancara, kumpulan catatan lapangan, dan dokumentasi berupa rekaman audio visual. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data dilakukan triangulasi data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia mampu mengubah paradigma guru tentang metode pembelajaran, guru tidak lagi berorientasi student centered teaching, tetapi student centered learning. Guru kreatif dengan melakukan inovasi pembelajaran sehingga mampu membangkitkan semangat belajar siswa. Siswa tidak lagi bosan dan tegang mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia sehingga pembelajaran bahasa Indonesia menjadi menyenangkan. Kata kunci: pengelolaan pembelajaran bahasa Indonesia, metode kontekstual, motivasi, berpikir kritis, student centered learning

First Page

43

Last Page

56

Issue

1

Volume

6

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/pep.v6i1.2038

Share

COinS