•  
  •  
 

Keywords

Research and development, reasioning question, TIMSS, Mathematics, SMP

Document Type

Article

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan soal penalaran model TIMSS pada mata pelajaran matematika SMP yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan research and develop-ment. Kevalidan diketahui dari hasil penilaian validator pada lembar validasi yang menyatakan soal-soal yang dikembangkan telah baik berdasarkan content (sesuai dengan kurikulum dan ma-teri), construct (sesuai dengan karakteristik/indikator penalaran), dan bahasa (sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku/EYD) dan kepraktisan diketahui dari hasil uji coba one-to-one dan small group. Hasil penelitian berupa soal penalaran model TIMSS matematika SMP yang valid dan praktis. Hasil uji coba diperoleh rata-rata hasil tes penalaran siswa adalah 4 siswa (14,815%) tergolong mempunyai penalaran yang sangat baik, 4 siswa (14,815%) tergolong memunyai penalaran yang baik, 8 siswa (29,63%) tergolong mempunyai penalaran yang se-dang, 6 siswa (22,22%) tergolong mempunyai penalaran yang rendah, dan 5 siswa (18,52%) tergolong mempunyai penalaran yang sangat rendah. Berdasarkan hasil tersebut maka kemam-puan penalaran siswa tersebut tergolong sedang.

Kata kunci: penelitian dan pengembangan, soal penalaran, TIMSS, matematika, SMP

_____________________________________________________________

DEVELOPING REASONING QUESTION MODEL OF SMP TIMSS MATH PROBLEMS

Abstract This research is aimed to develop valid and practical TIMSS model of questions in junior high school course. This research used research and development method. The validity is discovered from validator assessment in validation sheet stating the questions is well based on content (in accordance with curriculum and subject), construct (in accordance with reasoning characteristics/indicator) and language (in accordance with Bahasa applied rule) ,and the Ppracticality is discovered from one-to-one and small group try-out . The research products are in the form of TIMSS model reasoning questions in junior high school mathematics course which are valid and practical. The Eexperiment results from the reasoning test show that there are four students (14,815%) fine, four students (14,815%) good, eight students (29,63%) fair, six students (22,22%) low, five students (18,52%) poor. Those results showthat mathematical reasoning of student is good.

Keywords: Research and development, reasioning question, TIMSS, Mathematics, SMP

First Page

230

Last Page

240

Issue

2

Volume

17

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/pep.v17i2.1697

References

Arikunto, Suharsimi. (2009). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: PT Bumi Bumi Aksara.

. (2012). Dasar-dasar evaluasi pendi- dikan edisi 2. Jakarta: PT Bumi Bumi Aksara.

Brodie, Keraf. (2010). Teaching Mathematical Reasioning in Secondary School Class- rooms. New York: Springer.

Emilya, D., Darmawijoyo,& Ilma, R. (2010). “Pengembangan soal-soal open-end- ed materi lingkaran untuk meningkat- kan penalaran matematika siswa kelas VIII sekolah menengah pertama ne- geri 10 palembang”. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol. 4, No. 2, hlm. 8-18.

Iryanti, Puji. (2010). “Potret pengajaran matematika SMP kelas 8 di Indo- nesia”. Jurnal Edukasi Matematika. Vol. 1, No. 2, hlm. 108-115.

Jurnaidi. (2012). Pengembangan soal model PISA pada konten change and rela- tionship untuk mengetahui kemam- puan penalaran matematis siswa SMP. Palembang. Tesis Universitas Sriwijaya: Tidak dipublikasikan.

Keraf, Gorys. (1982). Argumen dan narasi. Komposisi Lanjutan III. Jakarta: PT. Gramedia.

Mullis, I., et al. (2009). TIMSS 2011 Asses- ment framework. Chesnut Hills: Boston College.

Nieveen, Nienke. (2007). Formative eva- luation in educational design research (Eds). An Introduction to Educational Design Research. Enschede: SLO.

Permana, Y & Utari, S. (2007). Mengem- bangkan kemampuan penalaran dan koneksi matematik siswa sma melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Educationist, Vol. 1, No. 2, Juli 2007,hlm. 116-123.

Tessmer, Martin. (1998). Planning and conducting formative evaluations: improving the quality of education and training. London: Kogan Page.

Van den Akker, J. (1999). Principles and methods of development research. In (Eds). Design Approaches and Tools in Education and Training, pp.1-14. Dord- recht: Kluwer Academic Publishers.

Van den Walle, J. (2008). Matematika sekolah dasar dan menengah pengembang-an pengajaran. Jakarta: Erlangga.

Wahidmurni, M. A., & Ridho, A. (2010). Evaluasi pembelajaran kompetensi dan praktik. Malang: Nuha Litera.

Yunengsih, Y, Widiatmika, I.M.A, & Candrasari, A. (2008). Ujian nasional dapatkah menjadi tolak ukur standar na- sional pendidikan? (hasil kajian ujian nasional matematika pada sekolah mene- ngah pertama). Jakarta: Departemen Riset Putera sampoerna Foundation.

Zulkardi, Z. (2002). Developing a learning environment on realistic mathematics edu- cation for Indonesian student teachers. Doctoral dissertation. Enschede: Uni- versity of Twente, Enschede. The Netherland. (Online). Tersedia: http://doc.utwente.nl/58718/1/ thesis_ Zulkardi.pdf. diakses tanggal 12 oktober 2011.

Share

COinS