•  
  •  
 

Authors

Maria J. Wantah

Keywords

konstruk instrumen asesmen, anak TK berkebutuhan khusus

Document Type

Article

Abstract

Tujuan penelitdan ini adalah mengembangkan instrumen asesmen untuk mendeteksi keterampilan motorik kasar, halus, dan sosial emosional anak TK. Instrumen asesmen terdiri atas: (1) untuk keterampilan motorik kasar 35 item; (2) untuk keterampilan motorik halus halus 40 item; dan (3) untuk keterampilan sosial emosional 40 item. Validitas dan reliabilitas instrumen dianalisis menggunakan Confirmatory Factor Analyss (CFAJ, dan reliabilitas instrumen dianalisis menggunakan generalizability pada kelompok kecil. Instrumen diujicobakan pada 30 anak TK dengan melibatkan 3 rater, yaitu: guru TK, ahli PLB, dan ahli PAUD. Hasil analisis validitas menunjukkan bahwa instrumen asesmen keterampilan motorik kasar termasuk dalam kategori tinggi dan sedang, instrumen asesmen keterampilan motorik halus termasuk dalam kategori tinggi dan sedang, dan instrumen asesmen keterampilan sosial emosional termasuk dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen asesmen keterampilan motorik kasar termasuk dalam kategori tinggi dan sedang, instrumen asesmen keterampilan motorik halus termasuk dalam kategori tinggi, dan instrumen asesmen keterampilan sosial emosional termasuk dalam kategori tinggi dan sedang.

Kata kunci: konstruk instrumen asesmen, anak TK berkebutuhan khusus

First Page

123

Last Page

141

Issue

1

Volume

14

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/pep.v14i1.1979

References

Allen, M.J & Yen, W.M. (1979). Introduction to measurement theory. California: Brooks/Cole publishing Company.

Azwar (2005). Dasar-dasar Psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Carter, A.S„ Brigs-Gowan M.J., Jones, S.M„ and Little T.D.,et.al. (2003). The infant-toddler social and emotional assessment (ITSEA): factor structure, reliability, and validity. Journal of abnormal child psychology. Vol. 31, No. 5, 495-514

Corbin, Charles (1980). A textbook of motor development. Iowa: W McBrown Company.

Croker, L & Algina, J., (1986). Introduction to classical and modern tes theory. New York: Holt, Rinehard and Winston Inc.

De Gruijter, D.M. & van der Kamp, LJ.T. (2005). Stahstical test theory for educaåon and Diambil dari http://wwnv.tudresden/de/erzwiae/ewmm/lehre/ tanggal 10 Juni 2008.

Djemari Mardapi (2005). Pengembangan instrumen penelitian pendidikan. Yogyakarta: Program Pascasarjana UNY

Fawzia Aswin Hadis. Dampak pendidikan dini usia terhadap perkembangan aspek fisik. emosional. http://ykai-net, tanggal 21 mei 2008

Gunarsa, S. (2003). Dasar dan teori perkembangan anak. Jakarta: Gunung Mulia

Hayat B, Suprananto. 1999. Penentar Rasch. Jakarta: Depdikbud Dirien Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah umum.

Henderson, S.E., Sudgen, D.A., 1992. Movement assessment battery for children: Manual psychological corporation, London

Hurlock E.B„ (2009). Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. gerjemahan Istiwidayanti & Ridwan Max Sijabat). Jakarta: Erla.a

Hurlock E.B., (2010a). Perkembangan anak jilid l. Crerjemahan Meitasari TJandrasa & Muslicah Zarkasih). Jakarta: Erlangga

Mehrens dan Lehman, 1973. Mcas.urgmgnLand-EyaluaÉnn-in-Educasigu and Psycholow.. New York: Holt Rinehard and Winston

Setiawati A.F, dan Izzat-y' E.R., (2007). Pengembangan instrumen untuk mendeteksii perkembangan motorik anak usia dini. Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian Universitas Yogyakarta: pusat Studi Pendidikan Anak Usia Dini.

Sumantri. MS., (2005). Model pengembangan keterampilan motorik anak usia dini. Jakarta: Depdiknas, Ditjen Dikti P2TK&KPT.

Undang-Undang Sisdiknas, 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Yogyakarta:Pustaka pelajar

Share

COinS