•  
  •  
 

Keywords

Meaning Construction, Bisindo, Deaf Culture.

Document Type

Article

Abstract

Lankshear, Colin & Knobel, Michelle. (2008). “Digital Literacies: concepts, policies and practices”. New York: Peter Lang.

First Page

65

Last Page

78

Page Range

65-78

Issue

1

Volume

48

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/informasi.v48i1.17727

Source

17727

References

Abdullah, N. (2013). Mengenal anak berkebutuhan khusus. Magistra, XXV(86), 1–10.

Agustini, N., Budiono, A., Saepudin, E., & Silvana, T. (2015). Literasi Informasi Masyarakat Pedesaan Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 3(2), 221–234.

Artawan, G. A. W. M., Shintadewi, E. A., & Budiana, H. R. (2016).

Makna kegiatan unilever future leaders league bagi para peserta. Jurnal Profesi Humas, 1(1), 1–11.

Basuki, U., & Jaelani, A. Q. (2015). Kajian atas pelaksanaan pemenuhan hak pendidikan tinggi bagi penyandang difabilitas di UIN Sunan Kalijaga melalui pengesahan CRPD sebagai upaya pelindungan hak azasi manusia dalam negara hukum Indonesia. Jurnal Panggung Hukum, 1(2), 1–34.

Creswell, John W. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hafiar, H. (2012a). Cacat dan Prestasi Melalui Pengalaman Komunikasi Atlet Penyandang Cacat: Studi Fenomenologi Mengenai Konstruksi Makna Kecacatan dan Status sebagai Atlet Berprestasi Melalui Pengalaman Komunikasi Atlet Penyandang Cacat Berprestasi di Bandung. Unpublished Doctoral Dissertation Padjadjaran University.

Hafiar, H. (2012b). Problematika Atlet Penyandang Cacat. Bandung: Unpad Press.

Koentjaraningrat. 1981. Pengantar Ilmu Antropologi. Bandung: Rineka Cipta.

Kuswarno, Engkus. 2009. Metodologi Penelitian Komunikasi, Fenomenologi, Konsep, Pedoman, dan Contoh Penelitian. Bandung: Wisya Padjadjaran.

Republik Indonesia. 2016. Undang-undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Jakarta: Sekretariat Negara.

Sobur, Alex. 2009. Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia Bandung.

Moloeng Lexy J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nassaluka, E. U. R., Hafiar, H., & Priyatna, C. C. (2016). Model Kemitraan PT. Holcim Indonesia Tbk. Jurnal Profesi Humas, 1(1), 22–34.

Nurhayati, S. (2016). Kesetaraan di muka hukum bagi penyandang disabilitas. Jurnal Realita, 14(1), 94–110.

Salim, I. (2015). Perspektif Disabilitas dalam Pemilu 2014 dan Kontribusi Gerakan Difabel Indonesia bagi Terbangunnya Pemilu Inklusif di Indonesia. The Politics, 1(2).

Simanjorang, F. O. M. (2013). Efektivitas Program Pelatihan Keterampilan Bagi Penyandang Cacat Tuna Rungu Wicara Di Upt Pelayanan Sosial Tuna Rungu Wicara Dan Lansia Pematang Siantar. Welfare State, 2/4, 1–16.

Winarsih, Murni 2007. Intervensi Dini Bagi Anak Tunarungu Dalam Pemerolehan Bahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.

Zainudin Sharif & Norazmah Mohamad Roslan. (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Remaja Terlibat Dalam Masalah Sosial di Sekolah Tunas Bakti, Sungai Lereh, Melaka. Journal of Education Psychology & Counseling, 1, 115–140. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.11.026

Share

COinS