•  
  •  
 

Keywords

pengembangan, perangkat pembelajaran, kalkukus, ketuntasan belajar, kemandirian belajar

Document Type

Article

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan perangkat pembelajaran kalkulus MA yang meliputi silabus, RPP, LKS, dan instrumen penilaian untuk mencapai ketuntasan belajar dan keman-dirian belajar; (2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan perangkat pembelajaran kalkulus MA untuk mencapai ketuntasan belajar dan kemandirian belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengembangkan perangkat pembelajaran kalkulus dengan menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Tahap-tahap yang dilalui sampai diperoleh perangkat pembelajaran kalkulus yang valid, praktis, dan efektif meliputi: (1) tahap pendefinisian, (2) tahap perencanaan, dan (3) tahap pengembangan. Uji coba yang dilakukan meliputi uji coba ahli/validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan. Uji coba lapangan dilakukan di MA PK Ma'arif 01 Kebumen pada dua kelas XI IPS. Penelitian ini menghasil-kan perangkat pembelajaran kalkulus untuk MA kelas XI IPS terdiri atas silabus, RPP, LKS, dan THB yang berkualitas dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran yang terdiri atas silabus, RPP, LKS, dan THB telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk mencapai ketuntasan dan kemandirian belajar siswa.

Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, kalkukus, ketuntasan belajar, kemandirian belajar.

DEVELOPING A CALCULUS TEACHING PACKAGE TO ACHIEVE MASTERY AND SELF-REGULATED LEARNING

Abstract

This research aims to: (1) develop a calculus teaching package consisting of syllabus, lesson plan, worksheet, and test of Islamic high school to achieve mastery and self-regulated learning; (2) describe the quality of the calculus teaching in Islamic high school to achieve mastery and self-regulated learning. This research is a developmental research which develops calculus teaching package using the development model adapted from Thiagarajan, Semmel, and Semmel. The steps to get valid, practical, and effective calculus teaching package are: (1) definition step, (2) planning step, and (3) development step. The try out consisted of expert judgment, small group try out, and field try out. The field try out was held in MA PK Ma'arif 01 Kebumen at two classes of XI IPS. The research produces a calculus teaching package for class XI IPS students of MA consisting of the syllabus, lesson plan, worksheet, and test which are qualified and suitable for the teaching and learning process. Each teaching package component is valid, practical, and effective to achieve students'mastery learning and self-regulated learning. Keywords: development, teaching package, calculus, mastery learning, self-regulated learning

Page Range

78 - 91

Issue

1

Volume

2

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/jrpm.v2i1.7152

Source

https://journal.uny.ac.id/index.php/jrpm/article/view/7152

References

Azwar, S. (2011). Tes prestasi: fungsi dan pengembangan pengukuran prestasi belajar, edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Boekaerts, M., Pintrich, P., & Zeidner, M. (2000). Self-regulation an introductory overview. Dalam Boekaerts, M., Pintrich, P., & Zeidner, M. Handbook of self-regulation. San Diego, CA: Academic Press.

Borich, G. D. (2007). Effective teaching methods (6th ed). Upper Saddle River, NJ: Merril Prentice-Hall

Presiden RI. (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Presiden RI. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi. Jakarta: Depdiknas.

Kemendiknas (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Gagne, R. M. & Briggs, L. J. (1979). Principle of instructional design. New York: Holt, Rinehartand Winston.

Johnson, D. W., Johnson, R. T., & Holubec, E. T. (2010). Colaborative learning: strategi pembelajaran untuk sukses bersama. (Terjemahan Narulita Yusron). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education, Inc. (Buku asli diterbitkan tahun 2004).

Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2004). Models of teaching (7th ed.). Boston MA: Pearson Education, Inc.

Kagan, S. & Kagan, M. (2009). Kagan cooperative learning. San Clemente, CA: Kagan Publsihing.

Maes, S., & Gebhardt, W. (2000). Self-regulation and health behavior: the health behavior goal model. Dalam Boekaerts, M., Pintrich, P., & Zeidner, M. Handbook of self-regulation. San Diego, CA: Academic Press.

Moursund, D. (2012). Good math lesson planning and implementation. Diakses pada tanggal 12 Februari 2013 dari http://i-a-e.org/downloads /doc_ download/230-good-mathlesson-plans.html

O'Brien, J. G., Millis, B. J, & Cohen, M. W. (2008). The course syllabus a learning centered approach (2nd ed). San Fransisco: Josey Bass.

Slavin, R. E. (2006). Educational psychology: theory and practice (8th ed.). Boston, MA: Pearson Education, Inc.

Suryadi, D., & Damayanti, C. (2003). Perbedaan tingkat kemandirian remaja puteri yang ibunya bekerja dan yang tidak bekerja. Jurnal Psikologi Vol. 1. No. 1, Juni 2003.

Trianto. (2013). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif: konsep, landasan, dan implementasinya pada kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana.

Usman, M Uzer., & Setiawati, L. (1993). Upaya optimalisasi kegiatan belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Watkins, Carnell, E., & Lodge, C. (2007). Effective learning in classrooms. London: SAGE Publications Ltd.

Wilder, S. J., Wilder, P. J., Pimm, D., & Lee, C. (2011). Learning to teach mathematics in the secondary school: a companion to school experience (3rd ed.). Abingdon, Oxon: Routledge.

Zumbrunn, S., Tadlock, J., & Roberts, E. D. (2011). Encouraging self-regulated learn-ing in the classroom: a review of the literature. Virginia: Metropolitan Educational Research Consortium (MERC).

Share

COinS