Document Type



This essay was aimed at describing the development of civic knowledge, civic skill and civic disposition on textbooks for junior high school namely "Belajar Memahami Kewarganegaraan 1, 2 and 3". Based on content analysis, it can be conducted that civic education element was developed through teaching material presented accompanied by features, such as additional boxes, every chapter including pictures, law corner, info, public figures, and citizenship dictionary. In addition to presentation of civic skill related teaching material, box of "uji kompetensi" was utilize to enhance civic skill competences. Civic disposition was enhanced by inserting national values as well as up-held-values but conceptually.

First Page


Last Page


Page Range






Digital Object Identifier (DOI)





Abdulkarim, Aim. (2006). Analisis Isi Buku Teks dan Implikasinya dalam Pengembangan Bahan Ajar yang Dapat Memberdayakan Keterampilan Berpikir Siswa. Disertasi SPs UPI: Tidak diterbitkan.

Abdulkarim, Aim. (2010). Mengokohkan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Sinergi Buku Ajar dan Budaya Belajar. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap dalam Bidang Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Arif, Dikdik Baehaqi. (2008). Pengembangan Warga Negara Multikultural Implikasinya terhadap Kompetensi Kewarganegaraan. Tesis SPs UPI: Tidak diterbitkan.

Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Bogdan, R.C dan Biklen, S.K. (1990). Riset Kualitatif untuk Pendidikan: Pengantar ke Teori dan Metode. Terjemahan oleh Munandir dari judul Qualitative Research for Education: An introduction to Theory and Methods. Jakarta: PAU PPAI Universitas Terbuka.

Branson, M.S. (1998). The Role of Civic Education. Calabasas: Center for Civic Education.

Center for Civic Education. (1994). National Standard for Civics and Government. Calabasas, California: Center for Civic Education.

Cogan, John. J. (1999). Developing the Civic Society: The Role of Civic Education. Bandung: CICED.

Cresswell, J.W. (1998). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Traditions. London: SAGE Publication.

Gafur, Abdul. (2012). Desain Pembelajaran: Konsep, Model, dan Aplikasinya dalam Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Kerr, David. (1999). Citizenship Education: an International Comparison. London: National Foundation for Educational Research-NFER.

Ketetapan MPR RI No. II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila.

Ketetapan MPR RI No. II/MPR/1998 tentang Garis Garis Besar Haluan Negara.

Miles, M.B. dan Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-metode Baru. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi dari judul Qualitative Data Anlysis. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Moleong, Lexy J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Patrick, J.J dan Vontz, T.S. “Components of Education for Democratic Citizenship in the Preparation of Social Studies Teachers”, dalam John J. Patrick dan Robert S. Learning, Principles and Practices of Democracy in the Education of Social Studies Teachers, Vol. 1, Bloomington, IN:ERIC Clearinghouse for Social Studies/Social Science Education, ERIC Clearinghouse for International Civic Education, and Civitas, 2001, pp. 39-64.

Patrick, John J. (1999). “Education for Constructive Engagement of Citizenship in Democratic Civil Society and Government” dalam Charles F. Bahmueller dan John J. Patrick, Principles and Practices of Education for Democratic Citizenship: International Perspectives and Project. Bloomington, IN: ERIC Clearinghouse for Sosial Studies/Social Science Education and the ERIC Adjunct Clearinghouse for International Civic Education in association with Civitas, 1999. Pp. 41-60).

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

Pusat Kurikulum Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Quigley, C.N., Buchanan, Jr. J. H., Bahmueller, C.F. (1991). Civitas: A Frame Work for Civic Education. Calabasas: Center for Civic Education.

Sapriya. (2007). Perspektif Pemikiran Pakar Tentang Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pembangunan Karakter Bangsa (Sebuah Kajian Konseptual-Filosofis PKn dalam Konteks Pendidikan IPS). Disertasi SPs UPI: tidak diterbitkan.

Somantri, M. Nu’man. (2001). Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung: Kerjasama PT Remaja Rosdakarya dengan FPIPS dan PPs Universitas Pendidikan Indonesia.

Torney-Purta, J., Lehmann, R., Oswald, H. dan Schulz, W. (2001). Citizenship and Education in Twenty-Eight Countries: Civic Knowledge and Engagement at Age Fourteen. Amsterdam: The International Association for The Evaluation of Educational Achievement.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Winataputra, Udin S. (2001). Jatidiri Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Sistemik Pendidikan Demokrasi: Suatu Kajian Konseptual Dalam Konteks Pendidikan IPS. Disertasi PPS UPI: tidak diterbitkan.

Winataputra, Udin S. (2006). Pendidikan Kewarganegaraan dalam Perspektif Pencerdasan Kehidupan Bangsa. Disampaikan pada Temu Sambut Guru Besar FKIP UT. Jakarta: FKIP UT.