•  
  •  
 

Keywords

tes pengukuran, pencak silat, kondisi fisik

Document Type

Article

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah pedoman tes fisik atlet pencak silat dewasa kategori tanding yang valid dan reliabel yang dapat digunakan untuk mengukur kondisi fisik atlet pencak silat dewasa kategori tanding. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Teknik Analisis data menggunakan penyusunan skor baku dengan rerata dan simpangan baku skor T yang digolongkan menjadi lima norma berdasar pada distribusi gejala normal, yaitu sangat baik, baik, sedang, kurang, sangat kurang. Data yang diperoleh tiap-tiap jenis tes merupakan data kasar dari hasil tiap tes yang di capai atlet. Selanjutnya hasil data kasar tersebut diubah dengan rumus T skor. Hasil penelitian ini diperoleh 9 (Sembilan) jenis tes fisik atlet pencak silat dewasa kategori tanding, antara lain: (1) Fleksibilitas (Side Splite), (2) Kecepatan (Sprint 40 Meter), (3) Power Lengan (Push Up 30 Detik), (4) Kekuatan Perut (Sit Up), (5) Kekuatan Punggung (Back Up), (6) Power Tungkai (Standing Triple Jump), (7) Kelincahan (Shuttle Run), (8) Daya tahan anaerobik (Sprint 300 meter), dan (9) Daya tahan aerobik (Bleep Tes). Tes ini dinyatakan valid dan menunjukkan koefisien reliabilitas putra dan putri > 0,5.

Kata Kunci: tes pengukuran, pencak silat, kondisi fisik.

THE CONSTRUCTION OF A PHYSICAL TEST OF ADULT FIGHTING CATEGORY PENCAK SILAT ATHLETE


Abstract

This research was aimed to produce a valid and reliable guide book for a physical test for adult pencak silat athlete in fighting category. This guide book was supposed to measure the physical condition of adult pencak silat athlete at the fighting category. This research was using research and development method. The data analysis techniques used in this research were the construction of standard score by the mean and standard deviation of T score. The T score was classified into five norms based on normal indication distribution, namely very good, good, moderate, poor, and very poor. The data taken from each test was the raw data from the result of each test achieved by the athletes. Then, that result was changed into T-score. This research reveals nine types of physical test for adult pencak silat athlete at the fighting category. They are: (1) Flexibility (Side Splite), (2) Speed (Sprint 40 meters), (3) Arm Power (30 seconds Push Up), (4) Abdominal Strength (Sit Up), (5) Back Strength (Back Up), (6) Leg Power (Standing Triple Jump), (7) Agility (Shuttle Run), (8) Anaerobic Endurance (300 meters Sprint), and (9) Aerobic Endurance (Bleep Test). This test is valid and indicates reliability coefficient of male and female > 0.5.

Keywords: measurement test, pencak silat, physical condition.

Page Range

145- 154

Issue

2

Volume

4

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/jk.v4i2.6423

Source

https://journal.uny.ac.id/index.php/jolahraga/article/view/6423

References

Sujiono, A. (2010). Pengantar statistika pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa.

Iswana, B., & Siswantoyo, S. (2013). Model latihan keterampilan gerak pencak silat anak usia 9-12 tahun.Jurnal Keolahragaan, 1(1), 26 - 36. doi:http://dx.doi.org/10.21831/jk.v1i1.2343

Borg, W. R., & Gall, R, (2003). Education research: An introduction (5Th ed). New York: Longman.

Ridho, M.R. (2014). Cara membuat rentang skala untuk analisis deskriptif. Diambil pada tanggal 20 mei 2015 dari www.emerer.com.

Sudjana. (2005).Metoda statistika. Bandung: Tarsito.

Share

COinS