•  
  •  
 

Keywords

Metode latihan drill, waktu reaksi, tenis meja, ketepatan drive tenismeja.

Document Type

Article

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh metode latihan drill umpan konstan dan metode latihan drill umpan berubah-ubah terhadap ketepatan pukulan drive tenis meja; (2) perbedaan ketepatan pukulan drive tenis meja antara atlet yang mempunyai waktu reaksi tinggi dan rendah; (3) pengaruh interaksi antara metode drill dan waktu reaksi terhadap ketepatan pukulan drive tenis meja. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Populasi peneliti-an ini adalah atlet pemula usia 8-12 tahun. Sampel penelitian ini 28 atlet yang diambil dengan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) dua jalur yang dilanjutkan dengan uji Tukey dengan taraf signifikanα = 0,05.Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Ada perbedaan pengaruh metode latihan drill umpan konstan dan metode drill umpan berubah-ubah terhadap ketepatan pukulan drive tenis meja atlet pemula Yogyakarta, dimana metode latihan drill umpan berubah-ubah lebih baik dari metode drill umpan konstan, terbukti dari nilai p = 0,048 <0,05. (2) Ada perbedaan ketepatan pukulan drive tenis meja atlet yang mempunyai waktu reaksi tinggi dan rendah pada atlet pemula tenis meja Yogyakarta, di mana atlet yang memiliki waktu reaksi tinggi lebih baik dari atlet yang memiliki waktu reaksi rendah, terbukti dari nilai p = 0,004 < 0,05. (3) Ada pengaruh interaksi antara metode latihan drill dan waktu reaksi terhadap ketepatan pukulan drive tenis meja atlet pemula Yogyakarta, terbukti dari nilai p = 0,016 < 0,05.

THE EFFECT OF DRILL PRACTICE METHOD AND REACTIONS TIME ON THE DRIVE ACCURACY IN TABLE TENNIS GAMES.

Abstract

This study aimed to determine: (1) differences of the effect of training method with constant and various pass drill on the accuracy of stroke drive of table tennis; (2) the difference of the accuracy of stroke drives between table tennis athle tes who have high-and low reaction time; (3) the effect of the interaction between the drill method and reaction time on the accuracy of table tennis stroke drive. This is an experiment research with 2 x2 factorial designs. The populations of this research beginner athletes aged8 to 12 years old. The research samples were 28 beginner athletes taken by random sampling technique. Data analysis techniquesused was the two-ways Variant Analysis (ANAVA), continued by Tukey test with significance levelα = 0.05.The results of the research are as follows.(1) There is different effect of practice method usingconstant pass drill and usingvarious pass drill on table tennis stroke drive accuracy of the beginner table tennis athlets of Yogyakarta. Various pass drill method is better than constant pass drill, it is indicated from the score p = 0,048 < 0,05. (2) There is difference of stroke drive accuracybetween athleteswho had high and low reaction time, atletes who had high reaction time were better than those who had low reaction time, it is indicated by score p = 0,004 < 0,05. (3) There is an interaction effect between practice method drill and reaction time on table tennis accuracy stroke drive of the beginners athletes of table tennis of Yogyakarta, it is proved from the score p = 0,016 < 0,05.

Key words: Drill practice method, reaction time, table tennis, table tennis drive accuracy.

Page Range

56 - 65

Issue

1

Volume

3

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/jk.v3i1.4969

Source

https://journal.uny.ac.id/index.php/jolahraga/article/view/4969

References

Edward, W.H. (2011). Motor learning and control: from theory to practice. Sacramento: California State University Hodges, Larry. (2007). Tenis meja: tingkat pemula. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Irianto, D.P. et.al.(2009). Materi pelatihan kondisi fisik dasar. Jakarta: KONI. Ismaryati. (2006). Tes dan pengukuran olah raga. Surakarta: UNS. Kertamanah, Alex. (2003). Teknik dan taktik mahir permainan tenis meja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Lubrica, Q.Y. et.al. (2013). Biomechanics of the standard table tennis forehand driving using a low-cost motion capture sofware. Paris: ITTF Sport Science Congress.9 Malagoli, L.I, et.al. (2013). Top athletes handedness in the major racket sport. Paris: ITTF SPORT Science Congress Miller, David K. (2002). Measurement by the physical educator: why and how. New York: Avenue of the Americas. Rahyubi, H. (2012). Teori-teori belajar dan aplikasi pembelajaran motorik deskripsi dan tinjauan kritis. Bandung: Nusa Media. Simpson, P. (2004). Teknik bermain ping pong. Bandung: Pionir Jaya. Sugiyanto. (2000). Pengaruh metode latihan dan koordinasi terhadap kemampuan lob bulutangkis. Tesis Surakarta: Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta. Sukadiyanto & Muluk, Dangsina.(2011). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. Bandung: CV Lubuk Agung. Sukadiyanto. (2004). Keterampilan ground strokes petenis pemula. Desertasi, tidak dipublikasikan. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta. Tomoliyus.(2012). Panduan kepelatihan tenis meja bagi sekalah dasar. Makalah. Yogyakarta: FIK UNY.

Share

COinS