•  
  •  
 

Document Type

Article

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran lari sprint dan hasil belajar keterampilan lari sprint 60 m melalui metode pendekatan permainan lari membawa gelang dan mangkok pada siswa kelas atas SD Negeri 009 Teluk Tahun Pelajaran 2013/2014 Kabupaten Pelalawan Riau. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau classroom action research yang berlangsung dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 009 Teluk Kabupaten Pelalawan Riau yang berjumlah 24 orang siswa. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, tes unjuk kerja dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa terhadap pembelajaran lari sprint dan hasil belajar keterampilan lari sprint 60 m siswa mengalami peningkatan. Hasil pretest tentang minat siswa terhadap pembelajaran lari sprint 60 m sebesar 29% dan pada posttest meningkat sebesar 75% kategori berminat. Sedangkan hasil belajar keterampilan lari sprint 60 m siswa pada pretest dengan nilai rata-rata 60, pada siklus pertama pertemuan kedua meningkat dengan nilai rata-rata sebesar 64,58 dan siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal 37% atau sebanyak 9 orang siswa. Siklus kedua, pertemuan kedua meningkat dengan nilai rata-rata sebesar 74,58 dan siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal 100% atau 24 orang siswa.

Kata kunci: Hasil belajar, lari sprint 60 m, bermain lari gelang dan mangkok.

Page Range

155-169

Issue

2

Volume

2

Digital Object Identifier (DOI)

10.21831/jk.v2i2.2611

Source

https://journal.uny.ac.id/index.php/jolahraga/article/view/2611

References

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur penelitian. Jakarta: Renika Cipta. Carr, A. G. (1997). Atletik untuk sekolah. (Terjemahan Eri Desmarini Nasution). Fundamentals of track & field. Jakarta: PT Raja Grasindo Persada. (Buku asli diterbitkan tahun 1991). Hidayat, S. (2013). Pengembangan kurikulum baru. Bandung: Remaja Rosdakarya. Hamalik, Oemar. (2011). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara. Hanjaeli. et al. (2010). Asiknya berolahraga 5 pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk sekolah dasar (SD) madrasah ibtidaiyah (MI) kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional. Harsuki. (2003). Perkembangan olahraga terkini. Jakarta: Rajali Sport. Husdarta. (2010). Sejarah dan filsafat olahraga. Bandung: Alfabeta. Kesuma, A. T. (2013). Menyusun PTK itu gampang. Jakarta: Erlangga. Purnomo, E. & Dapan. (2011). Dasar-dasar gerak atletik. Yogyakarta: Alfamedia. Rahyubi, H. (2012). Teori-teori pembelajaran dan aplikasi pembelajaran motorik. Bandung: Nusa media. Sidik, Z. D. (2011). Mengajar dan melatih atletik. Bandung: Remaja Rosdakarya. Sudjana, N. (2011). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya. Sujiono, B., & Sujiono, Y.N. (2010). Bermain kreatif. Jakarta: Indeks. Sujiono, Y. N. (2009). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: Indeks. Sukadiyanto. (2005). Model pembelajaran kemampuan koordinasi pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 3, 59. Saryono. (2008). Prinsip dan apilkasi dalam modifikasi sarana dan prasarana penjas. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 3, 45. Tedjasaputra, M. S. (2001). Bermain, mainan dan permainan. Jakarta: Grasindo. Widya, M. D. A. (2004). Gerak-gerak dasar atletik dalam permainan. Jakarta: Rajagrafindo Persada. Wahjoedi. (2001). Landasan evaluasi pendidikan jasmani. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Share

COinS